Monday, November 11, 2013
Beberapa hari ini lagi asik sama Inkscape, iseng iseng nyoba tutorial Ai di terapin ke Inkscape, eh bisa ternyata masih mirip mirip cuma beda cara pakai toolnya aja
Salah satu tutorial yang saya buat kali ini adalah penerapan dari tutorial di sini yang ditulis oleh agan chris spooner dan saya terapkan ke inkscpae



Gak pake lama langsung kita simak yuk



Pertama buat lingkaran tekan f5 [tips: ketika drag tekan ctrl agar lingkaran proposional] lalu pilih menu path > object to path atau shift + ctrl + c . Tekan f2 lalu tekan ctrl dan geser node paling bawah ke atas hingga menyerupai gambar diatas  





Sekarang buat badannya gunakan rectangle tool tekan f4 > drag kemudian agar hasilnya rounded tarik node ke bawah sesuai selera mau rounded seberapa. Jika sudah convert ke path , path > object to path atau ctrl + shift + c lalu bentuk hingga seperti gambar kedua kemudian allign kepala dan bodinya, select semua tekan ctrl + shift + a pilih center on vertical axis. lalu pilih bodinya dan pindahkan posisinya ke belakang sendiri tekan end / object > lower to bottom


Buat beberapa lingkaran lagi untuk motif jamurnya diatas tekan f5 lalu drag posisikan sesuai selera  


Duplicate shape kepala ctrl + c lalu paste di tempat tekan ctrl + alt + v kemudian pada saat masih terseleksi tekan shift dan pilih salah satu shape lingkaran yang digunakan sebagai motif jamur yang posisinya melebihi garis shape kepala, kemudian tekan ctrl + * atau path > intersect, lakukan proses duplikat shape kepala sampai intersect sebanyak jumlah shape lingkaran yang di gunakan sebagai motif jamur yang posisinya melebihi kepala (kalau ada yang tau cara lain yang lebih efektif gak bolak balik duplikat kasih tau di komen ya)


Jika sudah sekarang buat 2 buah matanya tekan f5 lalu drag, tekan shift + ctrl + f lalu ganti fillnya jadi hitam, duplikat lalu geser, biar lurus posisinya kita allign, select kedua obyek mata tekan ctrl + shift + a pilih center on horizontal axis


Sekarang buat mulutnya tekan f5 tapi kosongkan fill nya sehingga tinggal stroke atau garisnya saja, lalu pada node yang berbentuk lingkaran klik lalu geser hingga membentuk setengah lingkaran, bila terdapat garis potong tekan switch to arc unclosed shape, lalu stroke kita pertebal jadi 2 px dan cap pilih yang rounded biar keliatan manis gitu


duplikat shape kepala dan bodi lalu paste ditempat dan di union, path > union atau ctrl + + . kosongkan fillnya dan pertebal garisnya 5 px kemudian pilih shape kepala yang kesatu tadi tebalin strokenya jadi 3 px

sekarang mari di warnai kepalanya dengan warna dasar dulu warna merah dan bodinya dengan warna cream lalu buat pipi merah meronanya dengan warna rada merah muda, buatnya pake circle tool lagi f5 posisikan seperti gambar diatas [value pada warna bisa langsung di cek pada file svg]


sekarang buat gradasi warnanya biar makin yes gak flat, pilih shape kepala lalu tekan ctrl + f1 pilih tipe linear lalu drag dari bawah ke atas lalu pada node bentuk kotak ganti fillnya jadi merah gelap dan node bentuk lingkaran ganti fillnya jadi merah agak terang, begitupun pada shape bodi pada node bentuk lingkaran ganti jadi cream gelap dan pada node kotak ganti cream terang


Sekarang buat backgroundnya kita pake gradient tipe radial, buat bentuk kotak untuk background tekan f4 lalu di gradasi, setelah selesai pilih object > lower to bottom


Selesai deh jamur lucunya :D
Nih file svg nya dan tutor bentuk pdf kalau ada pertanyaan atau kesulitan silahkan ditanyakan pada kolom komentar :D
Saturday, November 9, 2013
Lama gak update blog nih, maklum belakangan lagi kambuh pake 'jendela' lagi buat main game PSX soalnya di linux kapasitas hdd sekarat :D

Terus juga sibuk buka lapak online jualan tas denim, kaos anime, kaos DOTAgantungan kunci pedang dan senjata anime yang dari logam, promo dikit gpp kan ya hehe kali aja ada yang minat :P

Oke promo udah sekarang kita masuk sesi sharingnya

Master PDF Editor

Pernahkan suatu ketika pengen ngedit file pdf tapi nyari nyari sopware yang gratis belum nemu juga yang pas, nah sama saya juga gitu sampe suatu ketika nemu versi bajakannya buat 'jendela' wakakakakakakak lama kelamaan gak enak juga, akhirnya nyari yang gratis buat lubuntu ku sekalian, eh nyarinya beberapa bulan yang lalu ketemunya baru sekarang :D mantab kudu sabar banget hahahahaha

ini tampilan SS nya (SS a.k.a Screen Shot not Sabu Sabu)




Features
- Createnew PDF and XPS files or edit existing ones.
- Add and/or edit bookmarks in PDF files.
- Encrypt and/or protect PDF files using 128 bit encryption.
- Convert XPS files into PDF.
- Add PDF controls (like buttons, checkboxes, lists, etc.) into your PDFs.
- Import/export PDF pages into commong raphical formats including BMP, JPG, PNG, and TIFF.
- Free PDF Editor on Linux ( for non-commercial use)

Langsung cekicrot sedot dimari

Master PDF Editor 32 bit

Master PDF Editor 64 bit

Oh iya aplikasi ini portable loh jadi tinggal jalanin via terminal atau klik 2 kali > execute udah bisa jalan gak pake nginstall, praktiskan

Gini cara pakainya :D
 1. Extract hasil downloadan tar.gz Master PDF Editor tadi
2. Buka folder hasil extractan > klik 2 kali file pdfeditor

atau via terminal
1. Extract tar.gz dengan perintah
    tar -zxvf MasterPDFEditor-1.9.12.x86_64.tar.gz

2. Masuk folder hasil extractan tadi
$ cd MasterPDFEditor

3. Jalankan perintah berikut untuk menjalankan file
    $ ./pdfeditor

Sumber diketemukannya sopware ini
Selamat mencoba semoga berhasil :D
Tag :, Tag :
Monday, September 30, 2013
Sekali sekali nyasar ke hape dulu setelah sekian lama gak update blog :D

Kemarin minggu tgl 28/09/2013 habis ganti hape baru, beli Samsung GT C3322 Duos soalnya pengen pake yang dual sim jadi gak ribet bawa 2 hape hehe, selain itu hape lama nokia C1 01 di beli sama emak, langsung aja deh capcus nyari gantinya


Kayak diatas tuh bentuknya :D (gambar dapet nyomot di internet)

Karena saya orangnya bosenan jadi dulu waktu pakai nokia c1 suka ganti ganti tema dan ngutak atik tuh hape sampe akhirnya nemu cara modding yang macem macem, terus samsung c3322 ternyata tampilannya cuma itu itu aja bikin penasaran bisa di modding juga apa gak, eh ternyata bisa dan sudah tersebar tutorialnya :D

Tapi karena masih baru kinyis kinyis, masih belum berani modding :P tunggu ntar agak lama kayak nokia C1 01 ku dulu, oh iya hampir kelupaan, asal muasal nama lakota saya sendiri gak tau dari mana, ngikut di internet aja, kalau SaLak kependekan dari Samsung Lakota nemu di trit kaskus :D

Tag :
Sunday, June 2, 2013


Kernel monolitik 

Pendekatan kernel monolitik didefinisikan sebagai sebuah antarmuka virtual yang berada pada tingkat tinggi di atas perangkat keras, dengan sekumpulan primitif atau system call untuk mengimplementasikan layanan-layanan sistem operasi, seperti halnya manajemen proses, konkurensi (concurrency), dan manajemen memori pada modul-modul kernel yang berjalan di dalam mode supervisor.
Meskipun jika setiap modul memiliki layanan operasi-operasi tersebut terpisah dari modul utama, integrasi kode yang terjadi di dalam monolithic kernel sangatlah kuat, dan karena semua modul berjalan di dalam address space yang sama, sebuah bug dalam salah satu modul dapat merusak keseluruhan sistem. Akan tetapi, ketika implementasi dilakukan dengan benar, integrasi komponen internal yang sangat kuat tersebut justru akan mengizinkan fitur-fitur yang dimiliki oleh sistem yang berada di bawahnya dieksploitasi secara efektif, sehingga membuat sistem operasi dengan monolithic kernel sangatlah efisien—meskipun sangat sulit dalam pembuatannya.

Pada sistem operasi modern yang menggunakan monolithic kernel, seperti halnya Linux, FreeBSD, Solaris, dan Microsoft Windows, dapat memuat modul-modul yang dapat dieksekusi pada saat kernel tersebut dijalankan sehingga mengizinkan ekstensi terhadap kemampuan kernel sesuai kebutuhan, dan tentu saja dapat membantu menjaga agar kode yang berjalan di dalam ruangan kernel (kernel-space) seminim mungkin.
Di bawah ini ada beberapa sistem operasi yang menggunakan Monolithic kernel:
  • Kernel sistem operasi UNIX tradisional, seperti halnya kernel dari sistem operasi UNIX keluarga BSD (NetBSD, BSD/I, FreeBSD, dan lainnya).
  • Kernel sistem operasi GNU/Linux, Linux.
  • Kernel sistem operasi Windows (versi 1.x hingga 4.x; kecuali Windows NT)

Mikrokernel

Pendekatan mikrokernel berisi sebuah abstraksi yang sederhana terhadap hardware, dengan sekumpulan primitif atau system call yang dapat digunakan untuk membuat sebuah sistem operasi agar dapat berjalan, dengan layanan-layanan seperti manajemen thread, komunikasi antar address space, dan komunikasi antar proses. Layanan-layanan lainnya, yang biasanya disediakan oleh kernel, seperti halnya dukungan jaringan, pada pendekatan microkernel justru diimplementasikan di dalam ruangan pengguna (user-space), dan disebut dengan server.

Server atau disebut sebagai peladen adalah sebuah program, seperti halnya program lainnya. Server dapat mengizinkan sistem operasi agar dapat dimodifikasi hanya dengan menjalankan program atau menghentikannya. Sebagai contoh, untuk sebuah mesin yang kecil tanpa dukungan jaringan, server jaringan (istilah server di sini tidak dimaksudkan sebagai komputer pusat pengatur jaringan) tidak perlu dijalankan. Pada sistem operasi tradisional yang menggunakan monolithic kernel, hal ini dapat mengakibatkan pengguna harus melakukan rekompilasi terhadap kernel, yang tentu saja sulit untuk dilakukan oleh pengguna biasa yang awam.

Dalam teorinya, sistem operasi yang menggunakan microkernel disebut jauh lebih stabil dibandingkan dengan monolithic kernel, karena sebuah server yang gagal bekerja, tidak akan menyebabkan kernel menjadi tidak dapat berjalan, dan server tersebut akan dihentikan oleh kernel utama. Akan tetapi, dalam prakteknya, bagian dari system state dapat hilang oleh server yang gagal bekerja tersebut, dan biasanya untuk melakukan proses eksekusi aplikasi pun menjadi sulit, atau bahkan untuk menjalankan server-server lainnya.

Sistem operasi yang menggunakan microkernel umumnya secara dramatis memiliki kinerja di bawah kinerja sistem operasi yang menggunakan monolithic kernel. Hal ini disebabkan oleh adanya overhead yang terjadi akibat proses input/output dalam kernel yang ditujukan untuk mengganti konteks (context switch) untuk memindahkan data antara aplikasi dan server.
Beberapa sistem operasi yang menggunakan microkernel:
  • IBM AIX, sebuah versi UNIX dari IBM
  • Amoeba, sebuah kernel yang dikembangkan untuk tujuan edukasi
  • Kernel Mach, yang digunakan di dalam sistem operasi GNU/Hurd, NexTSTEP, OPENSTEP, dan Mac OS/X
  • Minix, kernel yang dikembangkan oleh Andrew Tanenbaum untuk tujuan edukasi
  • Symbian OS, sebuah sistem operasi yang populer digunakan pada hand phone, handheld device, embedded device, dan PDA Phone

 

Kernel hibrida

Kernel hibrida aslinya adalah mikrokernel yang memiliki kode yang tidak menunjukkan bahwa kernel tersebut adalah mikrokernel di dalam ruangan kernel-nya. Kode-kode tersebut ditaruh di dalam ruangan kernel agar dapat dieksekusi lebih cepat dibandingkan jika ditaruh di dalam ruangan user. Hal ini dilakukan oleh para arsitek sistem operasi sebagai solusi awal terhadap masalah yang terjadi di dalam mikrokernel: kinerja.
Beberapa orang banyak yang bingung dalam membedakan antara kernel hibrida dan kernel monolitik yang dapat memuat modul kernel setelah proses booting, dan cenderung menyamakannya. Antara kernel hibrida dan kernel monolitik jelas berbeda. Kernel hibrida berarti bahwa konsep yang digunakannya diturunkan dari konsep desain kernel monolitik dan mikrokernel. Kernel hibrida juga memiliki secara spesifik memiliki teknologi pertukaran pesan (message passing) yang digunakan dalam mikrokernel, dan juga dapat memindahkan beberapa kode yang seharusnya bukan kode kernel ke dalam ruangan kode kernel karena alasan kinerja.
Di bawah ini adalah beberapa sistem operasi yang menggunakan kernel hibrida:
  • BeOS, sebuah sistem operasi yang memiliki kinerja tinggi untuk aplikasi multimedia.
  • Novell NetWare, sebuah sistem operasi yang pernah populer sebagai sistem operasi jaringan berbasis IBM PC dan kompatibelnya.
  • Microsoft Windows NT (dan semua keturunannya).

 

Exokernel

Sebenarnya, Exokernel bukanlah pendekatan kernel sistem operasi yang umum—seperti halnya microkernel atau monolithic kernel yang populer, melainkan sebuah struktur sistem operasi yang disusun secara vertikal.
Ide di balik exokernel adalah untuk memaksa abstraksi yang dilakukan oleh developer sesedikit mungkin, sehingga membuat mereka dapat memiliki banyak keputusan tentang abstraksi hardware. Exokernel biasanya berbentuk sangat kecil, karena fungsionalitas yang dimilikinya hanya terbatas pada proteksi dan penggandaan sumber daya.

Kernel-kernel klasik yang populer seperti halnya monolithic dan microkernel melakukan abstraksi terhadap hardware dengan menyembunyikan semua sumber daya yang berada di bawah hardware abstraction layer atau di balik driver untuk hardware. Sebagai contoh, jika sistem operasi klasik yang berbasis kedua kernel telah mengalokasikan sebuah lokasi memori untuk sebuah hardware tertentu, maka hardware lainnya tidak akan dapat menggunakan lokasi memori tersebut kembali.

Exokernel mengizinkan akses terhadap hardware secara langsung pada tingkat yang rendah: aplikasi dan abstraksi dapat melakukan request sebuah alamat memori spesifik baik itu berupa lokasi alamat physical memory dan blok di dalam hard disk. Tugas kernel hanya memastikan bahwa sumber daya yang diminta itu sedang berada dalam keadaan kosong—belum digunakan oleh yang lainnya—dan tentu saja mengizinkan aplikasi untuk mengakses sumber daya tersebut. Akses hardware pada tingkat rendah ini mengizinkan para programmer untuk mengimplementasikan sebuah abstraksi yang dikhususkan untuk sebuah aplikasi tertentu, dan tentu saja mengeluarkan sesuatu yang tidak perlu dari kernel agar membuat kernel lebih kecil, dan tentu saja meningkatkan performa.

Exokernel biasanya menggunakan library yang disebut dengan libOS untuk melakukan abstraksi. libOS memungkinkan para pembuat aplikasi untuk menulis abstraksi yang berada pada level yang lebih tinggi, seperti halnya abstraksi yang dilakukan pada sistem operasi tradisional, dengan menggunakan cara-cara yang lebih fleksibel, karena aplikasi mungkin memiliki abstraksinya masing-masing. Secara teori, sebuah sistem operasi berbasis Exokernel dapat membuat sistem operasi yang berbeda seperti halnya Linux, UNIX, dan Windows dapat berjalan di atas sistem operasi tersebut.



sumber

Beberapa desain kernel

Posted by Ghosthands
Tag :
Karena tadi saya bingung sama PAE (Physical Address Extension ) dan masih ada sangkut pautnya sama kernel jadi saya bahas kernel juga :D copas copas dari wikipedia dan wikipedia , yuk mari cekicrot

Dalam ilmu komputer 

kernel adalah suatu perangkat lunak yang menjadi bagian utama dari sebuah sistem operasi. Tugasnya melayani bermacam program aplikasi untuk mengakses perangkat keras komputer secara aman.

Karena akses terhadap perangkat keras terbatas, sedangkan ada lebih dari satu program yang harus dilayani dalam waktu yang bersamaan, maka kernel juga bertugas untuk mengatur kapan dan berapa lama suatu program dapat menggunakan satu bagian perangkat keras tersebut. Hal tersebut dinamakan sebagai multiplexing.

Akses kepada perangkat keras secara langsung merupakan masalah yang kompleks, oleh karena itu kernel biasanya mengimplementasikan sekumpulan abstraksi hardware. Abstraksi-abstraksi tersebut merupakan sebuah cara untuk menyembunyikan kompleksitas, dan memungkinkan akses kepada perangkat keras menjadi mudah dan seragam. Sehingga abstraksi pada akhirnya memudahkan pekerjaan programer.

Untuk menjalankan sebuah komputer kita tidak harus menggunakan kernel sistem operasi. Sebuah program dapat saja langsung diload dan dijalankan di atas mesin 'telanjang' komputer, yaitu bilamana pembuat program ingin melakukan pekerjaannya tanpa bantuan abstraksi perangkat keras atau bantuan sistem operasi. Teknik ini digunakan oleh komputer generasi awal, sehingga bila kita ingin berpindah dari satu program ke program lain, kita harus mereset dan meload kembali program-program tersebut.

Beberapa desain kernel

Sebuah kernel sistem operasi tidak harus ada dan dibutuhkan untuk menjalankan sebuah komputer. Program dapat langsung dijalankan secara langsung di dalam sebuah mesin (contohnya adalah CMOS Setup) sehingga para pembuat program tersebut membuat program tanpa adanya dukungan dari sistem operasi atau hardware abstraction. Cara kerja seperti ini, adalah cara kerja yang digunakan pada zaman awal-awal dikembangkannya komputer (pada sekitar tahun 1950). Kerugian dari diterapkannya metode ini adalah pengguna harus melakukan reset ulang komputer tersebut dan memuatkan program lainnya untuk berpindah program, dari satu program ke program lainnya. Selanjutnya, para pembuat program tersebut membuat beberapa komponen program yang sengaja ditinggalkan di dalam komputer, seperti halnya loader atau debugger, atau dimuat dari dalam ROM (Read-Only Memory). Seiring dengan perkembangan zaman komputer yang mengalami akselerasi yang signifikan, metode ini selanjutnya membentuk apa yang disebut dengan kernel sistem operasi. Selanjutnya, para arsitek sistem operasi mengembangkan kernel sistem operasi yang pada akhirnya terbagi menjadi empat bagian yang secara desain berbeda, sebagai berikut:

  • Kernel monolitik. Kernel monolitik mengintegrasikan banyak fungsi di dalam kernel dan menyediakan lapisan abstraksi perangkat keras secara penuh terhadap perangkat keras yang berada di bawah sistem operasi.
  • Mikrokernel. Mikrokernel menyediakan sedikit saja dari abstraksi perangkat keras dan menggunakan aplikasi yang berjalan di atasnya—yang disebut dengan server—untuk melakukan beberapa fungsionalitas lainnya.
  • Kernel hibrida. Kernel hibrida adalah pendekatan desain microkernel yang dimodifikasi. Pada hybrid kernel, terdapat beberapa tambahan kode di dalam ruangan kernel untuk meningkatkan performanya.
  • Exokernel. Exokernel menyediakan hardware abstraction secara minimal, sehingga program dapat mengakses hardware secara langsung. Dalam pendekatan desain exokernel, library yang dimiliki oleh sistem operasi dapat melakukan abstraksi yang mirip dengan abstraksi yang dilakukan dalam desain monolithic kernel.
 Lebih lanjut tentang macam macam desain kernel bisa kemari 

Kernel dalam Linux

Kernel Linux adalah kernel yang digunakan dalam sistem operasi GNU/Linux. Kernel ini merupakan turunan dari keluarga sistem operasi UNIX, dirilis dengan menggunakan lisensi GNU General Public License (GPL), dan dikembangkan oleh pemrogram di seluruh dunia. Linux merupakan contoh utama dari perangkat lunak bebas dan sumber terbuka.

Kernel Linux dirilis dibawah Lisensi Publik Umum GNU versi 2 (GPLv2) (dengan bermacam-macam Firmware dengan lisensi tidak gratis yang bervariati), dan dikembangkan oleh kontributor dari seluruh dunia. Diskusi perkembangan dari hari ke hari dilakukan di Mailing List Linux Kernel.

Kernel Linux pada awalnya dibayangkan dan kemudian dibuat oleh murid Ilmu Komputer berkebangsaan Finlandia, Linus Torvalds pada tahun 1991. Pengembang dan Pengguna Linux bertambah dengan cepat, lalu mereka mengadaptasi kode dari proyek-proyek software gratis untuk digunakan sebagai Sistem Operasi baru Linux kernel telah menerima kontribusi dari ribuan programmer. Banyak Distribusi Linux telah dirilis berdasarkan Kernel Linux.

Selama ini kita mengira linux adalah nama sistem operasi, sebenarnya linux adalah nama dari sebuah kernel, karena kebanyakan masyarakat menyebut linux ubuntu misalnya sebagai nama sistem operasi jadi makna sebenarnya telah berubah menjadi nama sebuah sistem operasi

sekian semoga bermanfaat :D
Tag :
PAE apa'an sih ? baru denger .("._.)

PAE adalah Physical Address Extension yaitu fitur yang mengizinkan komputer 32-bit dengan prosesor x86 untuk mengakses address space (termasuk random access memory / RAM dan perangkat lain yang digunakan untuk mapping memory) dengan kapasitas lebih dari 4 gigabyte. Singkatnya, implementasi PAE menjadikan komputer berbasis 32-bit dapat menggunakan perangkat memory atau RAM lebih dari 4 gigabyte (4 gb)

Kernel sendiri adalah perangkat lunak yang menjadi inti dari sebuah sistem operasi. Kernel berfungsi untuk melayani, menjalankan, dan memanajemen aplikasi dalam hal pengaksesan hardware secara aman dan terkendali. Jadi, kernel PAE adalah kernel yang didalamnya telah “ditanamkan” dan memiliki fitur yang mendukung PAE.untuk lebih jelasnya silahkan baca artikel saya tentang kernel

Awalnya PAE dikembangkan dan di implementasikan pada prosesor berbasis Intel Pentium Pro ditahun 1995, kemudian dikembangkan lebih lanjut oleh AMD. Secara resmi Intel mendukung teknologi kernel PAE sejak seri Pentium Pro keatas kecuali seri Pentium M 400 MHz. Sedangkan AMD mendukung kernel PAE dari generasi AMD Athlon. Agar kernel PAE dapat berjalan baik, motherboard yang digunakan juga harus mendukung fitur PAE.

Linux pada hampir seluruh distribusi yang tersedia memiliki build kernel yang mendukung fitur PAE, bahkan FreeBSD, OpenBSD, NetBSD dan lain-lainnya juga memiliki build kernel dengan fitur PAE.

Jadi PAE itu adalah fitur pada kernel untuk memaksimalkan penggunaan resource memory lebih dari  4GB

Awalnya bingung karena kompi saya memorinya gak nyampe 4GB, 1 GB aja gak ada hehe kompi tua

sumber
Tag :, Tag :
Saturday, June 1, 2013
Tag :, Tag :

Menu

Popular Posts

Copyright © Ghosthands -Black Rock Shooter- Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan