Showing posts with label xubuntu. Show all posts

Saturday, June 1, 2013
Dari kemarin update offline mulu nih :D
Iya karena saya gak punya koneksi semenjak negara api menyerang semuanya berubah ("._.) *om om basi itu om* oh iya ya mari lanjut

Di suatu ketika linux lubuntu yang saya pakai adem ayem saja saya ngerasa bosan gak ada kerjaan jadi saya berharap ada masalah, maka iseng ku inul si lubuntu, eh ternyata harapan saya dikabulkan dapet masalah juga akhirnya :D paketan aplikasi, update dan upgrade yang dulu saya download pakai apt-id ternyata mengalami error banyak yang kurang dependencies nya, setelah coba saya install semua malah aplikasi yang sebelumnya berjalan normal jadi gak bisa jalan, puyeng dah mau ke warnet udah malam, tinggal tidur deh

Besoknya coba saya inul lagi tanpa menginstall update dan upgradenya ternyata cuma beberapa aplikasi saja yang error, lainnya lancar jadi saya menarik kesimpulan kalau aplikasi yang di download setelah melakukan update dan upgrade berbeda paketannya dengan aplikasi sebelum update dan upgrade walau aplikasinya sama. Untuk itu saya kasih tips sebaiknya semua aplikasi yang di download sebelum melakukan update dan upgrade di jadikan 1 folder dengan di kasih tanggal lalu bila mendownload aplikasi setelah update dan upgrade di letakkan di folder lain dengan diberi tanggal juga fungsinya biar kalau kita mau inul, install aplikasinya juga bisa berurutan gak error kayak saya :D

EITSS....... tunggu dulu jangan langsung senang karena setelah saya coba share dan bertanya ke forum ABL dan forum ubuntu indonesia ternyata ada hal yang tidak saya simak yaitu setiap paket paket APT yang terinstall di setiap komputer itu bersifat unik yaitu berbeda beda satu komputer dengan komputer  lain sehingga misalnya menginstal Terminator di komputer saya paketannya bisa berbeda dengan komputer kamu walau versi dan arsitekturnya sama, maka dibuatlah script alldeb 


Berikut cuplikan kriteria cara pakai alldeb yang saya ambil dari sini postingan langsung pembuatnya

#Syarat 1 : Profil APT

Satu hal yang perlu diperhatikan, susunan paket-paket APT yang terinstall di tiap komputer bersifat unique. Paket-paket yang dibutuhkan untuk menginstall aplikasi Gimp di komputer saya, sangat mungkin berbeda dengan paket-paket yang dibutuhkan untuk menginstall Gimp di komputer teman saya. Begitu pun di komputer lainnya.
Lalu, bagaimana agar alldeb_maker di komputer saya dapat membuat komposisi alldeb yang sesuai untuk menginstall aplikasi di komputer teman saya? Nah, yang saya butuhkan adalah profil APT komputer teman saya tersebut.
Apa yang saya sebut sebagai "profil APT" adalah file bernama 'status' yang berada di directory /var/lib/dpkg. File ini memuat daftar semua paket yang telah terinstall beserta statusnya. Dengan membaca salinan file /var/lib/dpkg/status milik komputer teman saya, barulah alldeb_maker di komputer saya akan dapat menyusun file alldeb dengan komposisi paket yang tepat.
Jadi, syarat pertama untuk menggunakan alldeb_maker adalah bahwa kita harus memiliki salinan file /var/lib/dpkg/status dari komputer yang kita tuju.
#Syarat 2 : Repository & Arsitektur

Syarat berikutnya, distro komputer alldeb_maker dan komputer alldeb_user harus berasal dari repository yang sama, dan arsitektur yang sama.
Misalnya;

- Jika komputer saya Ubuntu 12.10 32-bit sedangkan teman saya Ubuntu 12.10 64-bit --> tidak bisa
Alasan : Perbedaan arsitektur

- Jika komputer saya Ubuntu 12.04 sedangkan teman saya Ubuntu 12.10 --> jangan
Alasan : Ubuntu 12.04 menggunakan repository Ubuntu Precise sedangkan Ubuntu 12.10 menggunakan repository Ubuntu Quantal

- Jika komputer saya Xubuntu 12.04.1 sedangkan teman saya Lubuntu 12.04.2 --> bisa
Alasan : Sama-sama menggunakan repository Ubuntu Precise

- Jika komputer saya Kubuntu 12.04.1 sedangkan teman saya LinuxMint 13 (Ubuntu-based) --> bisa, tapi mungkin tidak semua aplikasi
Alasan : LinuxMint 13 bisa menggunakan paket-paket dari repository Ubuntu Precise, tapi ada bagian yang tidak berasal dari repository Ubuntu Precise

- dan seterusnya.
 

Cara Instalasi  alldeb_maker

1. Buatlah sebuah directory kosong. Terserah letaknya di mana. Kita akan menggunakannya sebagai profil_dir.
2. Download file alldeb_maker_R1.zip di bawah, lalu ekstrak. Kita akan mendapatkan file bernama alldeb_maker_R1.sh
3. Buka file alldeb_maker_R1.sh dengan teks editor. Silahkan edit baris ke-8, ubah menjadi path ke profil_dir yang kita buat di langkah pertama. Silahkan edit juga konfigurasi lain jika perlu. Lalu Save.
4. Buka terminal, pindah directory (cd) ke tempat kita meletakkan file alldeb_maker_R1.sh
5. Ketikkan :
sudo mv alldeb_maker_R1.sh /usr/local/bin/alldeb_maker
6. Beri permission eksekusi, dengan cara ketikkan :
sudo chmod +x /usr/local/bin/alldeb_maker

contoh :




Selesai. Sekarang jika kita ingin membuat alldeb, kita tinggal memasukkan profil APT komputer tujuan (salinan file /var/lib/dpkg/status) ke profil_dir, lalu memanggil alldeb_maker dengan mengetikkan perintah alldeb_maker dari mana pun di terminal.


Cara Instalasi alldeb_user

1. Download file alldeb_user_R1.zip di bawah, lalu ekstrak. Kita akan mendapatkan file bernama alldeb_user_R1.sh
2. Buka terminal, pindah directory (cd) ke tempat kita meletakkan file alldeb_user_R1.sh
3. Ketikkan :
sudo mv alldeb_user_R1.sh /usr/local/bin/alldeb_user
4. Beri permission eksekusi, dengan cara ketikkan :
sudo chmod +x /usr/local/bin/alldeb_user

contoh :




Selesai. Sekarang kita dapat memanggil alldeb_user dengan mengetikkan perintah alldeb_user dari mana pun di terminal.

Sekarang silahkan di download :D

alldeb maker R1 | alldeb user R1

Semoga bermanfaat untuk kita semua :)
Tag :, Tag :, Tag :
Tuesday, May 28, 2013
Kali ini saya akan share solusi bagi kamu kamu yang pakai linux tapi tidak tersambung koneksi internet :D

Karena saya pake linux tanpa koneksi internet maka saya tiap ke warnet selalu cari offline installer buat linux dan itu sangat menyusahkan sekali :D, terus suatu ketika saya nyasar ke forum ubuntu Indonesia , disana saya mendaftarkan diri lalu bertanya kalau download aplikasi offline dimana, lalu jawabannya macam macam, tapi ada satu jawaban yang bikin penasaran yaitu pakai apt-id buatan agan nif
Kita semua tau kalau aplikasi di linux butuh dependensi, nah biar yang gak ada inet gampang download aplikasi, pakai apt-id aja

apt-id adalah script untuk membuat daftar paket aplikasi beserta dependensinya sehingga nanti daftar itu yang kita bawa ke warnet utnuk di eksekusi :D , daftar tersebut juga terintegrasi dengan aplikasi wget yaitu aplikasi downloader di linux yang juga ada buat windows

tanpa panjang lebar lagi silahkan langsung di download scriptnya

apt-id | alternatif apt-get linux offline | alternatif download | yang pakai GUI

cara pakainya pun cukup mudah, di dalam sudah tersedia panduan dalam bentuk file pdf

sedikit cuplikan dari file pdf :D

# Konsep Kerja

Apt-id bukan program yang berdiri sendiri, tetapi hanya sebuah bash script yang berguna mengatur penggunaan apt-get.
Ketika di komputer yang memiliki internet kita memberikan perintah sudo apt-get install aplikasi_X, maka proses yang akan terjadi adalah sebagai berikut :
1. Apt-get akan membaca database APT, lalu membuat daftar berisi file-file .deb apa saja yang diperlukan untuk menginstall aplikasi_X, serta di mana masing2 file tersebut dapat di-download.
2. Apt-get akan men-download semua file .deb sesuai daftar yang telah dibuat.
3. Eksekusi >> menginstall semua file .deb

Bagaimana dengan perintah sudo apt-get update ? Mirip juga, proses yang terjadi kurang lebih seperti ini :
1. apt-get akan membaca daftar Software Sources lalu membuat daftar berisi file-file apa saja yang diperlukan untuk melakukan update (misalnya Packages.bz2), serta di mana masing2 file tersebut dapat di-download.
2. Apt-get akan men-download semua file sesuai daftar yang telah dibuat.
3. Eksekusi >> membaca semua file untuk memperbaharui database APT

Proses yang serupa juga terjadi pada perintah lainnya. Semua itu dilakukan oleh apt-get secara otomatis, sehingga apt-get membutuhkan koneksi internet.

Nah, tugas apt-id adalah mengatur agar apt-get tidak men-download sendiri file2 yang dibutuhkannya, tetapi menulis daftarnya dalam sebuah file. Dengan demikian kita bisa membawa daftar tersebut ke komputer lain yang tersambung internet untuk melakukan download. Setelah semua file di-download, kita bisa berikan pada apt-id. Apt-id akan mengatur agar file2 tersebut dieksekusi sebagaimana seharusnya.
Tugas lain apt-id adalah mengatur format “daftar download” yang diminta apt-get menjadi sebuah format script yang bisa berjalan otomatis, baik di Windows maupun Linux. Dengan demikian kita tidak perlu men-download manual tiap file satu persatu.

# Install & Uninstall

Cara install :
1. Download file apt-id.zip di bawah, ekstrak, lalu letakkan di komputer yang akan diinstall.
2. Buka terminal. Pindah directory ( cd ) ke directory tempat Anda menaruh apt-id.
3. Ketikkan : sudo mv apt-id /usr/local/bin/apt-id
4. Beri permission eksekusi, caranya ketik sudo chmod +x /usr/local/bin/apt-id
Contoh :



Cara uninstall :
Buka terminal, ketikkan : sudo rm /usr/local/bin/apt-id


Kompatibilitas :
Apt-id diharapkan untuk bisa berjalan di semua versi Ubuntu dan distro turunannya.
Diharapkan juga dapat digunakan di distro lain yang menggunakan manajemen APT (tapi mungkin perlu sedikit penyesuaikan directory)

Dan biar aman kalau mau inul silahkan pakai script alldeb di artikel ini, buatan agan nif juga
Tag :, Tag :, Tag :
Friday, April 19, 2013
Sebelum kita mengganti nama hostname mari kita cari tau dulu apa itu hostname dan menurut wikipedia adalah  Nama host atau Hostname adalah nama komputer. Pemberian nama ini spesifik, untuk satu komputer tertentu saja dalam suatu jaringan.
Karena sifatnya yang unik, maka dalam satu jaringan tidak boleh ada 2 atau lebih hostname yang sama.
Jika terjadi penamaan yang sama, maka sistem akan memberitahukan bahwa telah terjadi duplikasi nama. Tapi jika komputer tidak saling terkoneksi ke jaringan memberikan nama komputer yang sama tidak masalah.
Tag :, Tag :
Berawal dari rasa penasaran karena ada salah satu aplikasi yang nyasar dari kategori seharusnya  dan ingin menempatkannya ke tempat yang semestinya maka saya kebingungan mencari caranya dan akhirnya ketemu solusinya :D

Untuk di windows kita tinggal masuk ke document and setting lalu start menu dan tinggal mengatur lalu bagaimana dengan di linux ???

Berikut caranya :D

Letak shortcut yang ada di menu berada di  usr/share/applications dengan filenya berekstensi *.desktop
masuk ke direktori tersebut

sebelumnya kita harus mengetahui kategori pengelompokannya

Untuk kategori Accessories = Utility
Untuk kategori Game = Game
Untuk kategori Graphics = Graphics
Untuk kategori Internet = Network
Untuk kategori Office =  Office
Untuk kategori Programming / development = Development
Untuk kategori Sound and video = AudioVideo
Untuk kategori Universal acces = Accessibility
Untuk kategori System tools = System
Untuk kategori Preferences = Settings

Tag :, Tag :
Monday, April 8, 2013

Kali ini artikelnya copas lagi wkwkwkwkw :D gpp yang penting infonya nyampe ke sasaran,maklum kalau ngenet di warnet suka malas karena bukan PC sendiri, modem di rumah tewas jadi ya ke warnet

Sekarrang kita akan belajar menginstal linux berdampingan dengan OS lain misalnya windows, jadi dalam 1 PC terdapat 2 OS sekaligus

Oh iya namanya copas jadi linuxnya pakai ubuntu 12.10 tapi gpp kok selama masih ubuntu dan turunannya mirip mirip prosesnya bahkan sama, kayak xubuntuku juga ku sandingkan dengan windows

Install Linux Dual Boot

Posted by Ghosthands
Tag :, Tag :
Monday, March 25, 2013
Sebenarnya sih gak jauh beda dengan install ubuntu pada biasanya cuma beda di tampilannya saja :D
di sini aku akan menjelaskan bagaimana cara menginstallnya, gambarnya dapet dari blog http://software4ku.wordpress.com dikarenakan waktu itu gak di SS :P, buat pemilik blog makasih ya

Xubuntu yang ku pakai versinya masih yang 11.10 tapi tutorialnya versi 12.04, gpp lah hehe yuk mari

1. Pertama tama adalah kamu harus punya xubuntunya dulu sebelum di install, kalau gak punya mau nginstall apa dong :P bisa di download langsung dari http://xubuntu.org/getxubuntu/

Jika kamu sudah download burn file ISO tadi ke CD, setelah siap masukkan CD nya dan jangan lupa ganti boot pertama kali ke CD ROM

Cara Install Xubuntu

Posted by Ghosthands
Tag :, Tag :
Hiyak seperti biasa karena setelah menginstall linux codec tidak di ikutkan hal ini dikarenakan beberapa multimedia codecs tidak disertakan (di-bundle) dalam CD instalasinya. Alasannya karena banyak multimedia codecs atau plug-ins tersebut memiliki hak paten, lisensinya propietary, dan semacamnya yang menyebabkan codec multimedia tersebut tidak bisa disertakan secara langsung pada pendistribusian CD instalasi Ubuntu.

maka dengan ini mari di sedot codec untuk linux ubuntu versi 11.10

Download restricted extras
Tag :, Tag :, Tag :
Sunday, March 24, 2013
Apa sih xubuntu itu ?

Xubuntu adalah distribusi Linux berbasis Ubuntu yang menggunakan lingkungan meja (desktop environment) Xfce. Xubuntu ditujukan untuk pengguna yang menggunakan komputer dengan kinerja rendah atau mereka yang mencari lingkungan meja yang lebih efisien pada komputer dengan kinerja tinggi.


Tag :, Tag :

Menu

Popular Posts

Copyright © Ghosthands -Black Rock Shooter- Powered by Blogger - Designed by Johanes Djogan